[ Kamis, 17 Juli 2008 ]
BES Bisa Diminta ke Diknas
SEMARANG - Menteri Pendidikan Nasional Prof Dr Bambang Sudibyo mengungkapkan Buku Elektonik Sekolah (BES) yang dibuat Departement Pendidikan Nasional (Depdiknas) beberapa waktu lalu, telah dibagikan ke daerah. Materi BES dalam bentuk CD itu kini dinyatakan telah berada di tangan seluruh kepala dinas pendidikan (Diknas) provinsi maupun kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
"Seharusnya, saat ini seluruh kepala sekolah di Indonesia sudah dapat meminta kopiannya dari kepala dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten kota," ujarnya saat membuka Pimnas (Pekan Karya Ilmiah Mahasiswa Nasional) XXI di Semarang kemarin.
Bambang menambahkan, pembuatan BES dalam bentuk CD ini juga merupakan upaya mengantisipasi kesulitan masyarakat pedalaman (pelosok) untuk mengakses BES melalui website (internet). Dan website sendiri menampilkan dua fasilitas, yakni download dan baca online.
Dan akses buku dalam bentuk elektronik atau ebook ini disediakan secara gratis untuk masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan untuk meng-copy, mencetak, menggandakan, bahkan sampai memperdagangkannya. Hal tersebut tidak lain karena buku-buku ini sudah dibeli hak ciptanya oleh Depdiknas yang telah dinilai kelayakannya oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Pemerintah juga menargetkan untuk membeli sebanyak 200 hak cipta buku pada Agustus 2008.
Menurut Bambang, di tengah mahalnya harga buku yang memberatkan orangtua/wali murid, BES ini memang merupakan upaya untuk menyiasati kesulitan keuangan para orangtua. Karena dengan BES ini, masyarakat tidak perlu lagi dipusingkan dengan biaya membeli buku yang mahal dan sering menjadi permasalahan di awal tahun pembelajaran.
"Hingga saat ini jumlah buku elektronik yang tersedia baru sekitar 49 judul buku, dan rencananya pada Agustus nanti akan ditingkatkan menjadi 265 judul," terangnya. (eny/wah)